LENSAMINAHASA.COM – Momentum Hari Raya Paskah 2026 dimanfaatkan jajaran Polres Minahasa untuk memperkuat iman sekaligus menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Ibadah Paskah yang digelar di Aula Tansa Trisna Mapolres Minahasa berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat makna reflektif.
Seluruh personel beragama Kristen, mulai dari pejabat utama, anggota hingga Bhayangkari, turut ambil bagian dalam ibadah yang dipimpin Pastor Fransiskus Lolong MSC. Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar simbol religius, melainkan panggilan nyata untuk bangkit dari kelemahan dan menjalani hidup dengan harapan baru.
Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K dalam sambutannya menekankan bahwa Paskah harus menjadi titik balik bagi seluruh personel untuk memperkuat iman, integritas, serta etos kerja di lapangan.
“Ibadah Paskah ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah refleksi untuk memperbaiki diri, mempererat soliditas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya ibadah, kegiatan juga diisi dengan puji-pujian dan doa bersama, memohon keselamatan bangsa serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Minahasa agar tetap aman dan kondusif.
Perayaan Paskah ini menjadi pengingat keras bagi jajaran kepolisian: tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga berlandaskan nilai moral dan spiritual yang kuat. Dengan semangat kebangkitan, Polres Minahasa diharapkan tampil lebih solid dan responsif dalam menjaga Kamtibmas.(ara)












